Tampilkan postingan dengan label brasil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label brasil. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Agustus 2012

Stefano Eranio


 Stefano Eranio (lahir 29 Desember 1966 di Genova, Italia) adalah seorang pemain sepak bola Italia mantan, yang paling dikenang karena waktunya dengan AC Milan dan Genoa. Eranio bermain sebagai pemain sayap dan mewakili Italia 20 kali antara tahun 1990 dan 1997. Dia terpilih sebagai salah satu dari 11 Derby County pemain yang pernah terbesar.
Stefano Eranio mulai sepak bola profesional karir dengan Genoa pada bulan Agustus 1984. Pertamanya lima musim di Genoa berada di Serie B sebelum tahun 1989 klub itu dipromosikan ke Serie A. Secara total, Eranio bermain untuk klub selama delapan musim sebelum ia pindah ke AC Milan pada bulan Agustus 1992. Di Milan ia memenangkan tiga gelar liga (1993, 1994 dan 1996), tiga Piala Super Italia (1992, 1993 dan 1994) dan dia juga bermain di dua final Liga Champions. Yang pertama adalah pada 1992-93 ketika Milan kalah 1-0 Olympique de Marseille, dan yang kedua di 1994-95 ketika klubnya kalah 1-0 dari Ajax Amsterdam. Bagian dari kampanye sukses tim di 1993-94, ia tidak bermain di final karena cedera. Dia menambahkan ke koleksi trofi dengan Piala Super Eropa 1994.
Pada Mei 1997 ia pindah secara gratis ke klub Inggris Derby County di mana ia menjadi penggemar favorit, dan ia membuat Derby, dan FA Premier League debutnya, pada 9 Agustus 1997 melawan Blackburn Rovers. Gol pertamanya untuk klub Derbyshire datang pada tanggal 30 Agustus 1997, ketika ia mencetak gol dalam pertandingan liga melawan Barnsley. Pada musim ini, Derby County pindah dari bekas rumah mereka di Ground Baseball ke rumah baru mereka, Stadion Pride Park, dan tujuan Eranio, untuk mengambil skor menjadi 1-0 melawan Barnsley adalah yang pertama yang mencetak gol di tanah rumah baru Derby. Eranio telah memikirkan pensiun setelah musim 2000-01, tetapi manajer Jim Smith membujuknya untuk tinggal. Ketika Smith dipecat pada Oktober 2001, Eranio memilih untuk meninggalkan Derby County. Dia pensiun pada tahun 2003 setelah menghabiskan satu musim dengan rendah divisi keempat Serie C2 sisi Pro Sesto, di mana ia tampil dalam posisi manager player / asisten.
Ia secara luas dianggap sebagai salah satu pemain terbesar dan paling berpengaruh bermain untuk Derby County dan, pada tanggal 1 Mei 2006, Eranio dan Ted McMinn dilantik sebagai Legends Derby.

Rabu, 23 November 2011

Kaka - 12BET

Nama Lengkap : Ricardo Izecson dos Santos Leite
Tempat Lahir : Brasilia, Brasil
Tanggal Lahir : 22 April 1982
Kebangsaan : Brasil
Posisi : Gelandang
Bermain di Klub : Real Madrid




Ricardo Izecson dos Santos Leite yang biasa dikenal dengan sebutan Kaka lahir pada tanggal 22 April 1982 di Brasilia, Brasil. Pemain berkebangsaan Brasil ini menempati posisi sebagai gelandang serang dan striker kedua.

Kaka lahir dari pasangan Simone Cristina Santos Leite dan Bosco Izecson Pereira Leite. Adik Kaka, Rodrigo (dikenal dengan Digao), juga seorang pemain sepak bola.

Ketika Kaka berumur 7 tahun dia pindah ke Sao Paulo. Dia dimasukkan ke klub lokal bernama Alphaville. Di sanalah bakatnya diketahui oleh Sao Paulo FC. Pada usia 18 tahun, dia pernah mengalami kecelakaan di kolam renang yang mebahayakan karirnya dan membuatnya terancam lumpuh karena tulang belakangnya retak. Tetapi akhirnya dia sembuh.

Kaka memulai karir klubnya bersama Sao Paulo FC di usia 8 tahun. Dia menandatangi kontrak di usia 15 tahun dan membawa tim muda Sao Paulo menjadi juara Copa de Juvenil. Dia membuat debut pertamanya di tim senior pada bulan Januari 2001 dan membawa Sao Paolo mendapatkan gelar kejuaraan Torneio Rio-Sao Paulo.

Sejak saat itu minat dari klub Eropa bermunculan dan puncaknya Kaka dibeli oleh AC Milan pada tahun 2003 dengan transfer sebesar 8,5 juta Euro. Dalam waktu sebulan saja, dia berhasil menjadi pemain inti. Debut pertamanya terjadi saat kemenangan 2-0 melawan Ancona. Di musim pertama dia mencetak 10 gol dalam 30 kali penampilan dan membawa Milan merebut gelar Scudetto dan Piala Super Eropa.

Pada tanggal 9 April 2006, Kaka mencetak hat-trick pertamanya bersama Milan ketika melawan Chievo. Di musim yang sama dia mencetak hat-trick pertamanya di Liga Champions dalam kemenangan 4–1 atas Anderlecht.

Kepindahan Shevchenko ke Chelsea pada musim 2006–2007 membuat Kaka memegang peranan penting dalam serangan Milan, di mana dia berganti-ganti posisi antara gelandang dan striker. Dia akhirnya berhasil mendapatkan gelar Liga Champions pertamanya saat Milan mengalahkan Liverpool pada 23 Mei 2007.

Pada tanggal 5 Oktober 2007, dia mendapat gelar FIFPro World Player of the Year pertamanya untuk musim 2006-2007. Pada tanggal 2 Desember 2007, dia juga memenangkan gelar Ballon d'Or pertamanya. Pada tanggal 13 Januari 2009, BBC melaporkan kalau Manchester City telah menawarnya sebesar 100 juta pounsterling. Direktur Milan, Umberto Gandini, hanya setuju berbicara kalau Kaka sendiri setuju bergabung dengan Manchester City. Akhirnya pada tanggal 19 Januari 2009, Berlusconi akhirnya mengumumkan kalau Manchester City telah mengakhiri penawarannya setelah berdiskusi dengan klub.

Pada tanggal 3 June 2009, Football Italia melaporkan presiden baru Real Madrid, Florentino Perez telah menawarkan 68,5 juta poundsterling untuk Kaka. Wakil Presiden Milan, Adriano Galliani, tidak membantahnya dan mengonfirmasi kalau ayah Kaka, Bosco Leite, telah ke Spanyol untuk bertemu dengan Perez.

Pada 8 Juni 2009, Kaka resmi menandatangani kontrak 6 tahun bersama Real Madrid dengan biaya transfer yang diperkirakan sebesar 56 juta poundsterling. Kaka menekankan alasan kepindahannya untuk membantu kondisi keuangan Milan dan Madrid adalah satu-satunya klub yang ingin Anda tuju jika dia pindah.

Kaka dipanggil untuk memperkuat Brasil di ajang FIFA World Youth Championship 2001. 7 bulan berikutnya, dia memulai debutnya untuk tim senior Brasil ketika pertandingan persahabatan melawan Bolivia pada tanggal 31 Januari 2002.